Edy Rahmayadi Resmikan Ponpes Tahfiz Alqur’an Abdullah Albusyroni

KoreksiRakyat.com, Sergai – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengatakan bahwa santri yang menimba ilmu di pondok pesantren (ponpes) tidak hanya mendapat ilmu agama, namun juga memperoleh karakter mandiri dan juga disiplin.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfiz Alqur’an Abdullah Albusyroni di Jalan Bedagai, Desa Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (13/6).

Hadir di antaranya Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Ketua DPRD Sergai Ilham Ritonga, Ustadz Abdul Latief Khan, Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren Tahfiz Alqur’an Abdullah Albusyroni Iskandar Batubara, serta lainnya.

“Saya bersyukur terus bertumbuhnya pesantren. Diharapkan banyak orangtua yang memasukan anaknya sekolah ke jalan Allah. Memang tak semudah seperti sekolah umum lainnya. Sekolah di pesantren memang memiliki kesulitan yang harus dilalui santri, baik dari kemandirian dan disiplin,” ucap Edy Rahmayadi.

Edy menceritakan bahwa karakter mandiri dan disiplin yang didapat di pesantren akan melahirkan anak yang teliti dan juga peduli dengan orang lain. Mandiri dan disiplin ini juga diajarkan dan diterapkan pada para prajurit di militer.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren Tahfiz Alqur’an Abdullah Albusyroni Iskandar Batubara menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Edy Rahmayadi yang telah bersedia meresmikan pesantren tersebut. Iskandar menyampaikan, Pesantren Tahfiz Alquran dengan luas satu hektare ini untuk perdana akan menerima santri sebanyak 60 orang. “Maksimal hanya 60 orang, dengan tiga tahun hafal Qur’an bisa baca kitab dan bahasa arab. Secara kualitas bila tidak hafal, maka kita dorong dengan pengetahuan lainnya, dan kita targetkan MTQ harus dari pesantren ini,” katanya. (kom)